twitter
Showing posts with label jepara. Show all posts
Showing posts with label jepara. Show all posts
jepara adalah salah satu kabupaten yang ada di jawa tengah, yang akhir - akhir ini sering banyak di kunjungi para wisatawan baik dalam maupun luar negri.

bagi kamu yang ingin berkunjung ke jepara, mungkin akan bertanya - tanya, apa yang asli dari jepara. mungkin pada postingan kali ini aku akan mencoba pertanyaan diatas.

1. "om telolet om"


mitos menurut kamus besar bahasa indonesia adalah cerita suatu bangsa tentang dewa dan pahlawan zaman dahulu, mengandung penafsiran tentang asal-usul semesta alam, manusia, dan bangsa tersebut mengandung arti mendalam yang diungkapkan dengan cara gaib. (http://kbbi.web.id)

dibawah ini aku akan share beberapa mitos yang ada dikalangan masyarakat jepara. sebelumnya aku minta maaf jika mitos tersebut tidak sesuai, yang aku tulis disini adalah sesuai yang aku ketahuiaja ndann


1. akan kena sial jika menabrak kucing dan tidak dikuburkan
kabupaten jepara adalah salah satu kabupaten di jawa tengah yang berada di bagian utara. tapi kabupaten jepara tidak dilalui oleh jalur pantura yang menjadi jalan ekonomi di pulau jawa. walaupun demikian, kabupaten jepara mempunyai prestasi yang membanggakan dan tidak kalah dengan kabupaten yang lain di jawa tengah. berikut ini aku akan share 6 prestasi yang diraih kabupaten jepara.

1. penghargaan API dari kemenag tahun 2015




Kepedulian Pemerintah Kabupaten Jepara dalam pengembangan pendidikan Agama Islam  mendapat penghargaan dari Kementerian Agama RI pada even Apresiasi Pendidikan Islam (API). Diterimanya Anugerah API tersebut mengulang sukses yang sama pada 2011. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin kepada Bupati Jepara,





Asal nama Jepara berasal dari perkataan Ujung Para, Ujung Mara dan Jumpara yang kemudian menjadi Jepara, yang berarti sebuah tempat pemukiman para pedagang yang berniaga ke berbagai daerah. Menurut buku “Sejarah Baru Dinasti Tang (618-906 M)” mencatat bahwa pada tahun 674 M seorang musafir Tionghoa bernama I-Tsing pernah mengunjungi negeri Holing atau Kaling atau Kalingga yang juga disebut Jawa atau Japa dan diyakini berlokasi di Keling, kawasan timur Jepara sekarang ini, serta dipimpin oleh seorang raja wanita bernama Ratu Shima yang dikenal sangat tegas.
 Menurut seorang penulis Portugis bernama Tome Pires dalam bukunya “Suma Oriental”, Jepara baru dikenal pada abad ke-XV (1470 M) sebagai bandar perdagangan yang kecil yang baru dihuni oleh 90-100 orang dan dipimpin oleh Aryo Timur dan berada dibawah pemerintahan Demak. Kemudian Aryo Timur digantikan oleh putranya yang bernama Pati Unus (1507-1521). Pati Unus mencoba untuk membangun Jepara menjadi kota niaga.

info orkes jepara

berita seputar jepara

info persijap